Selain Jadi Sorotan Publik, 5 Menteri Termuda di Dunia ini Bisa Menginspirasimu

Posted on 19 September 2018 ( 0 comments )



Zaman kian berkembang seiring dengan pesatnya teknologi, bermunculan pula generasi muda yang berbakat, cerdas dan berprestasi.  Di beberapa negara, usia tidak lagi dipandang sebelah mata untuk menjabat di kursi pemerintahan.

Sebagian besar masyarakat sudah mulai terbuka menyoal siapapun yang memiliki jiwa sosial serta kecerdasan yang luas, baik itu pria atau wanita dan masih muda atau sudah berusia, mereka layak dijadikan pejabat/pemimpin di negaranya.

Buktinya, bila kamu sering memantau dunia politik dari televisi ataupun internet, tak sedikit generasi muda di negara luar yang masih dibawah usia 30 tahun tetapi sudah ditunjuk sebagai menteri.

Alasannya, jelas karena mereka memiliki jiwa pemimpin dan sosial yang tinggi, cerdas dan berprestasi secara akademik, dan tentunya pandangan yang luas terhadap kemajuan negara.

Di luar negeri, generasi millenial yang memenuhi persyaratan dan lulus tes dan bisa terpilih menjabat sebagai menteri. Sayangnya, hal seperti ini belum terjadi di Tanah Air. Tengok saja, rata-rata orang yang terpilih dan menduduki jabatan menteri usianya dikisaran 40 tahun hingga 50 tahun ke atas.

Bila ditilik dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 Pasal 22 ayat (2) tentang persyaratan menjadi menteri, selain syarat umum, tidak tercantum adanya usia minimum untuk menjabat di posisi menteri. Mungkin ini artinya suatu hari nanti generasi milinial berpeluang juga menjabat sebagai menteri muda.

Sementara itu, yuk kita simak cerita dan latar belakang 5 generasi millenial yang diakui sebagai menteri termuda di dunia berikut ini:

1. Shamma Al Mazrui

Diangkat menjadi menteri di usia yang terpaut masih amat sangat muda, yaitu 22 tahun. Ini dibuktikan Guinness of World Records 2018 mencatat Shamma Al Mazrui dinobatkan sebagai menteri termuda di dunia. Yang bikin bangganya lagi, Shamma menjadi menteri di Uni Emirat Arab (UEA) yang merupakan salah satu wilayah yang masih sangat terikat permasalahan jender.

Tak hanya cantik saja, tapi Shamma memiliki segudang prestasi yang patut dijadikan sebagai contoh untuk generasi millenial. Shamma Al Mazrui seorang gadis cantik yang merupakan lulusan sarjana ekonomi di New York University, kemudian mendapat gelar masternya di Oxford University dan pernah bekerja di Kedutaan Besar UEA di AS.

Selama menjabat sebagai menteri, Shamma tetap mendapatkan banyak ragam penghargaan berkat kerja keras yang dia lakukan, diantaranya:

Distinction Award Mansour bin Zaid Al Nahyan saat bertugas di San Fransisco.

Coutss Future Leader Award pada 2015.

CNBC menetapkan Shamma Al Mazrui termasuk 7 wanita muda yang dapat mengubah dunia.

Sebagai menteri Urusan Pemuda yang diangkat oleh Perdana Menteri Mohammed bin Rashid Al Maktoum pada 2016 lalu, Shamma memiliki peran penting sebagai jembatan antara pemerintah dengan seluruh muda mudi di negaranya.

Dengan begitu, Shamma melebarkan strateginya dengan membentuk Youth Circles untuk para pemuda agar bisa berpartisipasi membahas isu-isu penting, terutama pendidikan. Hal ini, Shamma lakukan demi meningkatkan kehidupan dan ikut serta pemuda di tengah-tengah masyarakat.

2. Syed Saddiq

Belakangan ini tak hanya warga negeri jiran saja yang heboh, tapi negara tetangga salah satunya Indonesia juga ikut heboh menyoal Syedd Saddiq, pria muda berusia 25 tahun yang diangkat menjadi menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia.

Walau masih di usia yang tergolong dalam generasi millenial, Syed bilang tidak main-main terjun di politiknya. Bahkan, dirinya ingn masyarakat Malaysia berfokus pada program politik yang dibuatnya dibandingkan dengan hal-hal lain yang berhubungan dengan dirinya, baik itu penampilan dan berita lain yang belum tentu benar.

Awalnya, pria muda dengan paras tampan ini memang sudah aktif di dunia politik dengan bergabung di salah satu partai di Malaysia dan Syed menjadi pemimpin divisi kepemudaan.

Saking ingin fokus pada politiknya, pria yang memiliki nama lengkap Syed Saddiq Syed Abdul Rahman ini menolak beasiswa yang diberikan Oxford University untuk menyiapkan dirinya ikut serta dalam kompetisi dan mendapatkan sebuah kursi di parlemen Muar, Johor.

Berkat keinginan yang kuat dan persiapan yang matang, akhirnya perjuangan Syed Syaddiq membuahkan hasil yang bagus, yaitu ia terpilih menjadi menteri Pemuda dan Olahraga yang dilantik pada 2 Juli 2018 kemarin.

Bukan hanya itu saja, kecintaannya pada politik membuat Syed Saddiq aktif ikut serta kegiatan debat dan pernah mendapatkan 3 kali penghargaan sebagai pembicara terbaik di Asian British Parliamentary Debating Championship.

3. Aida Hadzialic

Siapa yang tak bangga, di usianya yang masih muda sudah mendapat dua gelar sekaligus. Ketika usianya menginjak 27 tahun, Aida Hadzialic dinobatkan sebagai salah satu menteri termuda sekaligus menjadi menteri muslim pertama di Swedia.

Dilantik sebagai menteri Sekolah Menengah Atas, Pendidikan Dewasa dan Pelatihan pada Oktober 2014. Namun sayangnya, karir cemerlang itu harus berhenti pada 13 Agustus 2016 karena dirinya setelah kepergok mengemudi dalam keadaan dengan kadar alkohol tinggi atau melebihi yang ditentukan hukum.

Tapi, ada sisi lain yang patut diacungi jempol, diantaranya Aida memiliki kemampuan fasih berbicara empat bahasa selain bahasa negaranya sendiri, yaitu bahasa Inggris, Bosnia, Kroasia dan Serbia. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Hamlstad pada usianya di 23 tahun.

4. Sebastian Kurz

Awal karir Sebastian Kurz di dunia politiknya, dimulai saat menjadi pemimpin Partai Rakyat Konservatif Austria atau OVP yang pertama dalam pemilihan legislatif di Austria.

Setelah itu, Sebastian menjadi menteri Urusan Luar Negeri dan Integrasi pada 2013. Nah, pada saat itu dirinya masih berusia 27 tahun. Lebih bangganya lagi, pada usianya menginjak 31 tahun Sebastian dipilih menjadi Presiden Austria setelah partai yang dipimpinnya memenangkan Pemilu Austria pada Oktober 2017.

Tentu hal itu menjadi sebuat prestasi yang sangat luar biasa atas kerja kerasnya selama terjun di dunia politik. Berkat pencapainnya di usia yang masih muda, menjadikan Sebastian Kurz termasuk dalam menteri dan pemimpin muda di dunia.

5. Simon Harris

Namun, tak langsung ditunjuk sebagai menteri kesehatan. Sebelumnya pada Juli 2014, saat Simon berusia 27 tahun terlebih dahulu menjabat sebagai menteri keuangan (Minister of State at Departement of Finance). Setelah berjalan dua tahun, barulah Simon ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan Lero Varadkar hingga sekarang. Hal tersebut menjadikan Simon Harris menjadi menteri termuda yang sukses karena dalam waktu dekat dirinya sudah menjabat di dua posisi menteri.

Sebenarnya, pria kelahiran 1986 ini memiliki pendidikan yang sangat bertolak belakang pada jabatannya sebagai menteri kesehatan. Siapa sangka bawha Simon Harris merupakan lulusan sarjana dari Arts dalam bidang jurnalistik di Institut Teknologi Dublin.

Yang menjadikan dirinya terpilih menjadi menteri kesehatan karena Simon pernah menjadi aktivis Oireachtas cross party group pada Juni 2013. Saat itu dirinya mengampanyekan tentang kesehatan mental yang memang tidak perlu dikucilkan masyarakat. Pada aksinya tersebut terekam dan menjadikan Simon sebagai satu-satunya kualifikasi di bidang kesehatan.

Persiapkan Kesuksesan Sejak Dini

Sukses menggapai impian di usia muda? Why not! Justru hal ini akan membuat diri dan keluarga bangga atas kerja keras yang selama ini dibangun. Agar target impian tercapai, lihat dan pelajarilah dari pengalaman orang yang sudah sukses terlebih dahulu. Jangan menundanya lagi, mulailah dari sekarang untuk menata kehidupan dengan baik sehingga impian yang sudah ditargetkan bisa tercapai tepat pada waktunya.

 

Source : https://www.cermati.com/

#Jobseekers

#Jobvacancies

#ExecutiveSearchIndonesia

#RecruitmentFirmIndonesia

#HeadhunterIndonesia

#RecruitmentConsultantIndonesia

#TalentaGunaNusantara

#TGNOutsourcing

#Outsourcing

#freshgraduate

#instajobs

#manpower

#outsourcingjobs

#outsourcingservice

#outsourcingcompanies

#publicservice

 

 

Comments


  Verification Code

  Name

  Email

  Homepage





 

Service Overview

TGN Recruitment specializes in detection, direct approach  and recruitment of executive & staff that are well prepared to embark on a dynamic career within both multinational and local firms developing in Indonesia

TGN Recruitment in addition to its selection process, mainly based on the candidates’ ability to lead a successful career in Indonesia, also offers them consulting expertise aimed at maximizing their performance in their search for new opportunities in these countries.


Contact Us

 PT. Talenta Guna Nusantara

Head Office :
Office 8, Level 18 A, Jl Jend Sudirman Kav 52-53
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Phone : +6221 - 2949 0577
Fax : +6221 - 2949 0578
E-mail: info@tgn.co.id

Branch Office :
Ruko Bekasi Mas Blok D.25 Lt.2
Jl. Jend. A. Yani. Bekasi.
Jawa Barat 17141, Indonesia
Phone : +6221 - 89453371
E-mail : bekasi@tgn.co.id