Sebelum Berganti Karier, Jawab dan Pertimbangkan 5 Pertanyaan Ini

Posted on 06 April 2018 ( 0 comments )


 

Pernah menemui kolega kerja yang sebelumnya bekerja pada bidang yang sangat berbeda? Misalnya, awalnya sebagai teknisi elektronik kemudian banting setir menjadi analis keuangan. Atau akuntan yang berubah haluan kariernya menjadi desainer. Pergantian karier tersebut sangat sering terjadi dalam dunia kerja. Banyak alasan seseorang mengganti kariernya, seperti gaji, adanya karier yang menjanjikan, desakan kebutuhan, ingin bekerja menurut hobi, atau hanya ikut-ikutan.

Memang berganti karier tidak salah selama karier yang dipilih tidak merugikan banyak orang. Namun, apakah Anda telah menimbang keuntungan dan kerugian jika nantinya berganti karier? Terdapat lima hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk berganti karier.

Jawab Pertanyaan Ini Saat Hendak Memutuskan Berganti Karier

Pikirkan matang-matang. Menempatkan diri pada posisi yang baru benar-benar butuh kesiapan mental juga kemauan kuat dari dalam diri Anda. Jangan nantinya apa yang sudah diputuskan menjadi penyesalan di kemudian hari. Cari tahu sejauh mana Anda bersungguh-sungguh ingin berganti karier lewat pertanyaan berikut ini.

1. Apa Alasan Utama Mengganti Karier?

Motivasi seseorang berganti karier sangat beragam. Ada yang dikarenakan waktu yang kurang fleksibel, tingkat gaji rendah, atau lingkungan yang tidak sesuai. Sebelum memutuskan untuk berganti karier, pastikan bahwa Anda memiliki alasan yang kuat. Jangan jadikan alasan non profesional, seperti tidak suka dengan sifat A atau ingin mengikuti B, sebagai faktor utama. Tanyakan pada diri sendiri mengapa harus berganti karier? Jika memang alasan tersebut masuk akal dan hanya dapat diselesaikan dengan berganti karier, keputusan Anda sudah tepat.

2. Siapkah Memulai Segalanya dari Awal?

Mengganti karier berarti mengulang semuanya dari nol. Anda harus belajar ilmu yang baru dan bekerja pada lingkungan yang baru. Anda perlu mempersiapkan diri dengan matang. Jangan sampai Anda mengganti kembali karier atau balik ke karier sebelumnya hanya karena kurangnya persiapan. Bila Anda belum siap untuk belajar dan mulai segalanya dari awal, itu berarti berganti karier bukanlah solusi.

Ikutilah pelatihan khusus atau kursus-kursus yang sesuai dengan karier baru yang ingin Anda geluti. Misalnya, bila Anda ingin berubah karier ke bidang keuangan, ikutilah kursus pada bidang keuangan. Mempersiapkan diri dengan matang menunjukkan bahwa Anda tidak main-main.

3. Apakah Cukup Percaya Diri untuk Tidak Mengulanginya Lagi?

Apabila berganti karier dikarenakan faktor lingkungan yang tidak sesuai, apakah Anda yakin akan cocok dengan lingkungan yang baru? Selalu berganti karier dapat menjadikan citra Anda buruk di mata perusahaan. Tidak ada perusahaan yang menginginkan dan mempekerjakan seseorang yang terus-menerus berganti pekerjaan dan belum berpengalaman.

Jika alasan berganti karier datang dari masalah yang muncul dari diri Anda, tak menutup kemungkinan Anda akan terus berpindah-pindah tempat kerja. Sesuaikan pekerjaan dengan apa yang Anda impikan atau ingini. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi pergantian karier akibat faktor internal.

4. Apakah Perencanaan Karier Sudah Matang dan Jelas?

Sudahkah memiliki perencanaan yang tepat sebelum akhirnya berganti karier? Artinya, Anda harus memiliki rencana, pola pekerjaan yang benar, sasaran karier, serta peningkatan diri yang benar untuk mencapai target karier. Tanyakan pada diri apakah Anda telah menyusun rencana tersebut untuk karier baru? Yang lebih penting lagi apakah karier baru sudah memungkinkan Anda untuk mempunyai tujuan karier yang tepat?

5. Sudahkah Mempertimbangkan Kerugiannya?

Selain harus memulai segalanya dari awal, berganti karier memiliki kerugian lainnya. Pertama, Anda tidak dapat mengembangkan kemampuan yang lebih dalam tentang karier sebelumnya. Kemampuan yang standar tidak dapat membawa Anda ke jenjang manajemen yang tinggi. Kemudian karena selalu berganti karier, Anda dapat dianggap sebagai individu yang tidak kuat mentalnya. Oleh karena itu, pertimbangkan kerugiannya sebelum memutuskan untuk berganti karier.

Lakukan dengan Persiapan dan Rencana yang Matang

Sebenarnya, karier bukanlah sumber penghasilan atau pekerjaan yang dilakukan begitu saja, melainkan kualitas atau integritas seorang individu. Setiap pekerjaan pasti ada masalahnya sendiri. Untuk itu, Anda harus melatih diri untuk mencari solusi yang efektif, seperti meningkatkan kemampuan komunikasi atau mengubah sikap menjadi lebih baik. Jika memang berganti karier adalah satu-satunya cara, ada baiknya melakukan dengan persiapan dan rencana yang matang.

Source : https://www.cermati.com

#Jobseekers
#Jobvacancies
#ExecutiveSearchIndonesia
#RecruitmentFirmIndonesia
#HeadhunterIndonesia
#RecruitmentConsultantIndonesia
#TalentaGunaNusantara

Comments


  Verification Code

  Name

  Email

  Homepage





 

Service Overview

TGN Recruitment specializes in detection, direct approach  and recruitment of executive & staff that are well prepared to embark on a dynamic career within both multinational and local firms developing in Indonesia

TGN Recruitment in addition to its selection process, mainly based on the candidates’ ability to lead a successful career in Indonesia, also offers them consulting expertise aimed at maximizing their performance in their search for new opportunities in these countries.


Contact Us

 PT. Talenta Guna Nusantara

Head Office :
Office 8, Level 18 A, Jl Jend Sudirman Kav 52-53
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Phone : +6221 - 2949 0577
Fax : +6221 - 2949 0578
E-mail: info@tgn.co.id

Branch Office :
Ruko Bekasi Mas Blok D.25 Lt.2
Jl. Jend. A. Yani. Bekasi.
Jawa Barat 17141, Indonesia
Phone : +6221 - 89453371
E-mail : bekasi@tgn.co.id