Cara Ampuh untuk Menghemat Uang Jajan Anak

Posted on 03 April 2018 ( 0 comments )



Sebagai orang tua, Anda harus mulai mengajarkan kepada anak tentang pentingnya dasar-dasar perencanaan keuangan. Bisa dimulai dengan cara menabung dan mengelola uang jajan sejak dini. Anak mulai mengenal uang jajan biasanya dimulai dari tahap usia Sekolah Dasar. Pada tahap ini peran orang tua dalam meletakkan dasar pengelolaan sangat penting untuk tahap usia selanjutnya.

Jika diperhatikan, ternyata kebutuhan anak sekolah tidak jauh dari membeli makanan. Anak SD biasanya membeli makanan di kantin sekolah, baik itu dalam bentuk snack/makanan ringan ataupun untuk makanan berat seperti nasi, walaupun beberapa sekolah sudah menyediakan katering untuk makan siang anak-anak.

Selain kebutuhan untuk membeli jajan terdapat kebutuhan yang lain yaitu membeli buku. Berdasarkan sebuah survey  ternyata ada  empat pos pengeluaran yang biasa dilakukan oleh anak yaitu:

Uang Saku untuk Ditabung

Alokasi uang jajan anak untuk menabung tentu sangat baik karena dengan menabung, seorang anak tidak akan boros dan kelak bisa memiliki banyak uang yang bisa dipakai untuk persediaan apabila diperlukan, atau dipakai untuk membeli sesuatu yang memang sudah lama ia idam-idamkan. Kebiasaan ini yang harus terus dipupuk dan disebarkan kepada anak lain supaya ikut menabung juga, mengingat anak cenderung ikut temannya atau contoh dari orang tuanya.

Pengeluaran untuk Buku

Kebiasaan ini juga terbilang bagus dan harus terus ditingkatkan. Buku dan alat tulis biasanya beli sendiri sedangkan buku pelajaran disediakan oleh sekolah masuk dalam paket biaya sekolah.

Dengan mengetahui pos pengeluaran anak, maka orang tua juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memberikan Uang Jajan

1. Berikan Uang Saku sesuai dengan Tahapan Usia

Jika punya lebih dari satu anak, asas keadilan bukanlah uang saku yang sama besar namun sesuaikan dengan usia anak sehingga semakin banyak usia maka makin besar juga uang saku yang harus diberikan.

2. Pertimbangkan Jauh Dekatnya Jarak antara Sekolah dan Rumah

Jika anak harus naik angkutan umum, faktor jarak menentukan uang saku. Hal ini yang membedakan anak yang datang dan pergi sekolah bersama dengan orangtuanya dibandingkan dengan menggunakan transportasi umum.

3. Cek Aktivitas apa Saja yang Diikutinya

Uang saku anak yang ikut ekstrakurikuler tentu lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak ikut. Pertimbangannya adalah uang tersebut untuk beli makan diluar jam sekolah dan bisa juga untuk uang kegiatan ekstra tersebut.

4. Memberi Uang Saku sesuai dengan Rata-rata Teman-teman Seusianya

Hal ini bertujuan supaya anak bisa beraktivitas sesuai dengan kebiasaan umum pada anak seusianya. Setelah mengetahui pos pengeluaran dan pertimbangan dalam memberikan uang saku, tahap selanjutnya adalah orang tua harus bisa mengajarkan anak menghemat uang jajan dan menabung.

Cara Mudah Menghemat Pengeluaran untuk Uang Jajan

Dengan uang yang cukup anak cenderung mudah dalam mengambil keputusan. Namun anak seringkali tidak paham apakah keputusannya itu efektif atau boros. Berikut ini 6 cara mudah untuk mengajari buah hati kita tentang keuangan:

1. Ajari Anak dalam Membedakan antara Kebutuhan dan Keinginan

Anak cenderung ikut-ikutan teman atau membeli apa yang dia suka dan lihat. Oleh karena itu tanamkan pada buah hati untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hal ini sangat penting dan akan menjadi pertimbangan mereka dalam membelanjakan uangnya di kemudian hari.

2. Ajari anak untuk Membuat Tujuan Finansial Secara Sederhana

Pelajaran tentang tujuan keuangan bisa dimulai dari permainan yang sederhana, misalnya permainan monopoli, halma, dan lain sebagainya. Ajari anak menabung untuk segala sesuatu yang mereka inginkan. Pelan namun pasti mereka akan lebih bertanggung jawab bagi diri mereka sendiri.

3. Mengenalkan Perbedaan antara Menabung dan Membelanjakan Uang Jajan

Sering mengajak anak ke bank adalah kebiasaan yang baik untuk mengenalkan anak tentang pentingnya menabung. Orang tua bisa menjelaskan perbedaan antara menabung di celengan dan di bank. Kelak mereka akan menyadari bahwa menabung sangat penting untuk dilakukan.

4. Ajari Anak Mengelola Keuangan dengan Uang Bulanan

Orang tua bisa mengajari anak untuk mengelola uang jajan mereka dengan sistem jatah uang bulanan. Jika anak terbiasa mendapatkan uang saku Rp5.000 perhari, cobalah memberi mereka Rp10.000 perharinya, dengan syarat yang Rp5.000 adalah untuk ditabung. Menabung Rp5.000 perhari dengan bunga 6% pertahun akan menjadi Rp10.400.000 dalam 5 tahun, dan Rp24.500.000 dalam 10 tahun! Sungguh pelajaran penting buat berhemat bagi anak.

Cara Mengajari Anak Mengelola Keuangan

1. Mengajak Anak  ke Bank untuk Membuka Rekening atas Nama Mereka Sendiri

Tidak ada yang lebih penting selain langsung praktik. Memulai kebiasaan menabung sejak dini adalah kunci dari semuanya. Pupuk kebiasaan anak menabung supaya menjadi karakter yang melandasi mereka dalam mengelola keuangan nantinya.

2. Ajari Anak Mencatat Jumlah Setiap Uang yang Ditabung atau Dibelanjakan

Tertib mengelola keuangan dengan selalu mencatat setiap uang yang ditabung atau dibelanjakan. Supaya mudah, cobalah pisahkan uang jajan anak dengan menggunakan 12 amplop kecil dan sebuah amplop besar.

Alokasikan 1 amplop untuk setiap bulan. Kemudian ajak anak Anda untuk selalu menyimpan nota pembelian dan memasukkannya dalam setiap amplop serta selalu biasakan mereka mencatat apa saja yang mereka belanjakan dengan uang mereka.

Anak Pintar Finansial

Ajari anak Anda cara mengelola keuangannya sendiri, biasakan diri mereka sejak dini untuk selalu sadar pentingnya memiliki tujuan finansial dengan mengatakan mereka akan lebih merasa puas jika mampu membeli barang atau mainan yang mereka inginkan dengan hasil menabung dari uang jajan mereka sendiri.

Source : https://www.cermati.com

#Jobseekers
#Jobvacancies
#ExecutiveSearchIndonesia
#RecruitmentFirmIndonesia
#HeadhunterIndonesia
#RecruitmentConsultantIndonesia
#TalentaGunaNusantara

 

Comments


  Verification Code

  Name

  Email

  Homepage





 

Service Overview

TGN Recruitment specializes in detection, direct approach  and recruitment of executive & staff that are well prepared to embark on a dynamic career within both multinational and local firms developing in Indonesia

TGN Recruitment in addition to its selection process, mainly based on the candidates’ ability to lead a successful career in Indonesia, also offers them consulting expertise aimed at maximizing their performance in their search for new opportunities in these countries.


Contact Us

 PT. Talenta Guna Nusantara

Head Office :
Office 8, Level 18 A, Jl Jend Sudirman Kav 52-53
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Phone : +6221 - 2949 0577
Fax : +6221 - 2949 0578
E-mail: info@tgn.co.id

Branch Office :
Ruko Bekasi Mas Blok D.25 Lt.2
Jl. Jend. A. Yani. Bekasi.
Jawa Barat 17141, Indonesia
Phone : +6221 - 89453371
E-mail : bekasi@tgn.co.id