5 Cara Mencari Kerja Setelah Lulus Kuliah

Posted on 05 Januari 2018 ( 0 comments )



“Kamu masih duduk di bangku kuliah? Mau kerja di mana setelah lulus?” 

Belum selesai mengenyam pendidikan di bangku kuliah saja sudah ditanyai mau kerja di mana. Padahal masih ada berapa semester sebelum lulus. Masih jauh. Begitu pikirmu? Kamu perlu tahu bahwa posisimu sekarang dapat menentukan bagaimana masa depanmu. Duduk di bangku kuliah dengan tanggung jawab yang besar mengenai masa depanmu sendiri bukanlah perkara yang mudah. Kamu sudah bertanggung jawab atas pilihanmu, atas jalan hidup yang kamu jalani sendiri nantinya. Tidak lagi bergantung pada orang tua. Apa tujuanmu kuliah? mau mencari pekerjaan bukan? Untuk apa pekerjaan itu? Menghidupi hidupmu sendiri dan syukur bila bisa menghidupi biaya keluarga. 

Kalau pada intinya tujuanmu kuliah adalah bekerja, tak heran bila banyak mahasiswa sekarang mati-matian kuliah untuk segera lulus dan mendapatkan pekerjaan. Hal yang sangat diharapkan dari pekerjaan itu sendiri adalah gaji. Kamu berpikir, “Cepat lulus, dapat pekerjaan bagus, dapat gaji besar lalu hidup seperti orang kaya,”. Tunggu dulu! Cepat lulus? Dapat pekerjaan bagus? Gaji besar? 


Faktanya, cepat lulus dan dapat pekerjaan bagus tak selamanya menjamin bahwa taraf kehidupanmu akan naik seiring dengan tinggi gaji yang akan kamu terima. Lebih fokusnya lagi, pekerjaan bagus tidak menjamin bisa memberimu gaji yang tinggi. Mengapa? Pertama, persepsi kata ‘bagus’ antara satu dan lainnya tidak sama. Tukang sapu merupakan pekerjaan bagus dan bahkan bisa dikatakan sangat mulia karena membuat tempat di sekitarmu jadi bersih dan rapi. Apakah itu persepsi pekerjaan bagus menurut versimu? Mungkin kamu berkata tidak karena gajinya mungkin tidak tinggi. 


Kedua, lulus cepat tak menjaminmu mendapat pekerjaan bagus. Iya kalau nilaimu berlimang A dan B, bagaimana kalau lulus cepatmu itu hanya sekedar membawa nilai C? Bukannya merendahkan, namun berbagai perusahaan pun mungkin enggan untuk menerimamu meski kamu berlimang pengalaman aktif di berbagai organisasi dan kegiatan baik itu internal maupun eksternal kampus. 

Mempertimbangkan dua hal tersebut, berikut ini merupakan trik-trik untuk mendapat pekerjaan dengan gaji yang relatif tinggi setelah kamu lulus kuliah dan sudah diwisuda. 

1. Lihat Rata-rata Gaji Profesi Yang Kamu Inginkan 

Ini nih hal pertama yang harus kamu perhatikan. Kamu harus mengetahui rata-rata gaji profesi yang kamu inginkan. Bagaimana caranya? Kamu bisa browsing ke beberapa situs yang menyediakan berbagai informasi mengenai rentang gaji untuk suatu kedudukan atau profesi tertentu. Atau mungkin kamu juga bisa banyak sharing dengan orang-orang yang sudah bekerja dengan profesi tersebut. Mengetahui rata-rata gaji profesi yang kamu inginkan dari satu kantor ke kantor lain bisa jadi pertimbanganmu dalam melamar. Selain itu kamu juga harus ingat bahwa gaji pertama mungkin tidak sebesar gaji-gaji karyawan yang sudah bekerja lebih lama di sana. Sehingga kamu jadi bisa memperhitungkan biaya hidupmu ketika sudah mendapat pekerjaan sebagai pekerja baru di sebuah kantor. Hal lain yang menjadi perhatian adalah ketika kamu sudah melamar dan masuk dalam tahap wawancara, di sinilah pentingnya informasi mengenai rata-rata pekerjaan di kantor yang kamu lamar sehingga saat sesi pertanyaan mengenai jumlah gaji yang kamu inginkan, kamu tidak terkesan menjual dirimu terlalu mahal untuk ukuran fresh graduate. Dengan mempertimbangkan hal ini, bisa jadi kamu diterima di kantor tersebut sesuai dengan prediksi dan proyeksimu. 

2. Jangan Mudah Tergiur Dengan Nama Besar Perusahaan 


Hal ini juga menjadi hal yang khawatirkan oleh beberapa pihak, persepsi mengenai nama kantor yang besar dan terkenal akan menjaminmu untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang tinggi selepas wisuda. Meski kamu pernah mendengar desas-desus mengenai jumlah gaji yang kamu terima bila bekerja di posisi tertentu dalam kantor itu, mungkin saja keadaannya tidak sesuai dengan apa yang kamu dengar. Perusahaan besar cenderung memiliki banyak peminat kerja dan karyawannya. Hal ini justru akan membuat perusahaan harus lebih pintar-pintar dalam memberikan gaji dan tunjangan kepada para pekerjanya. Kamu bahkan tidak bisa menjamin bahwa kinerjamu pasti akan turut memajukan perusahaan. Sebaliknya, menjadi pekerja di perusahaan kecil juga tak menjamin bahwa kamu akan mendapat gaji yang kecil juga. Perusahaan skala kecil menengah biasanya membutuhkan lebih banyak pekerja dan mereka biasanya bersedia membayar lebih tinggi dari perkiraanmu. Yang jelas mereka membutuhkan tenaga dan pengetahuanmu untuk memajukan perusahaan mereka. Bila kamu menginginkan gaji besar, kamu harus menjadi orang besar di perusahaan kecil yang mana tugasmu adalah bekerja untuk turut memajukan perusahaan di mana kamu bekerja. 


3. Mengukur Kemampuan Diri 


Penting juga untuk disadari dan diakui bahwa kamu harus bisa mengukur dirimu ketika bekerja. Kamu mungkin memiliki sederet nilai A dan B dalam transkrip nilai, tapi kinerjamu tidak dicerminkan dari itu. Kamu harus bisa mengukur seberapa bisa kamu menjalaninya karena pekerjaan tersebut merupakan kegiatan sehari-hari yang akan kamu lakukan ketika kamu sudah diterima di sebuah posisi pada sebuah kantor – yang menjadi tempat impianmu untuk bekerja. 


Kemampuan untuk bisa mengukur kemampuan diri menjadi poin yang cukup dilirik oleh para perusahaan. Mengapa? Mereka menginginkan pribadi yang bisa bekerja dengan ikhlas, bisa membagi waktu, bisa membagi kapan harus serius kapan harus santai, dan bisa bekerja di bawah tekanan yang sebenarnya muncul dari dalam diri sendiri ketika menghadapi beberapa situasi urgent dan penting atau mendadak. Kemampuan ini juga bisa menular pada rekan-rekan kerjamu nantinya yang akan menjadi partner. 


Jangan sampai ketika kamu sudah diterima sebagai pekerja di perusahaan tertentu, kamu justru lebih sering sakit dan tidak masuk akibat terlalu lelah bekerja. Ini justru akan menghambat kinerja perusahaan. Pada akhirnya bisa saja kamu diundang oleh HRD dan diajak berdiskusi mengenai kelanjutan bekerja di kantor. Bila sudah begini keadaannya, baik kamu maupun pihak perusahaan sama-sama rugi. 


4. Jangan Mudah Menyerah 


Poin yang satu ini tidak boleh dilupakan. Paling tidak kamu bekerja untuk dirimu sendiri. Jangan mudah putus asa dan menyerah ketika menghadapi beberapa situasi sulit di kantor. Memang dunia pekerjaan jauh lebih sulit daripada dunia kuliah. Banyak orang sudah mengakui keadaan itu. Kamu tidak lagi berurusan soal nilai, tidak bisa protes ketika dosenmu memberikanmu nilai C padahal kamu sudah belajar mati-matian dan bekerja keras untuk mendapatkan nilai A. Ketika kamu dihadapkan pada dunia kerja, tidak ada orang yang peduli bagaimana perjuanganmu ketika mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan. Mereka justru akan berlomba saling menjatuhkanmu – beberapa kasus sudah sering terjadi. Maka, kamu tidak boleh mudah menyerah di tengah jalan, sebaliknya kamu harus melawan keadaan terhimpit itu dengan kemampuanmu saat bekerja. 


Sikap tidak mudah menyerah ini juga akan memberikan poin plus tersendiri yang akan dilihat oleh perusahaan, sehingga bukannya tidak mungkin sikap ini akan membawamu pada promosi pekerjaan yang lebih baik dan lebih cepat dengan taraf kehidupanmu yang bisa semakin meningkat. 


5. Percaya Diri 

Kamu sudah memiliki pengetahuan dan kemampuan diri yang begitu memukau di dalam daftar riwayat hidup. Sekarang saatnya kamu menunjukkan pada dunia kalau dua hal itu bukan hanya soal teori yang kamu dapatkan di bangku kuliah tapi juga bisa kamu lakukan di dunia kerja. Polanya hampir sama, kamu harus bekerja dengan keras dan pintar yang didukung oleh pengetahuan mengenai teori dan praktek yang pernah kamu dapatkan semasa kuliah. Kamu harus percaya diri dalam melakukannya. Dengan percaya diri, orang akan lebih melihat dan yakin bahwa kamu bisa diandalkan untuk tugas-tugas yang ada. 

#Jobseekers 
#Jobvacancies
#ExecutiveSearchIndonesia
#RecruitmentFirmIndonesia
#HeadhunterIndonesia
#RecruitmentConsultantIndonesia
#TalentaGunaNusantara


Comments


  Verification Code

  Name

  Email

  Homepage





 

Service Overview

TGN Recruitment specializes in detection, direct approach  and recruitment of executive & staff that are well prepared to embark on a dynamic career within both multinational and local firms developing in Indonesia

TGN Recruitment in addition to its selection process, mainly based on the candidates’ ability to lead a successful career in Indonesia, also offers them consulting expertise aimed at maximizing their performance in their search for new opportunities in these countries.


Contact Us

 PT. Talenta Guna Nusantara

Head Office :
Office 8, Level 18 A, Jl Jend Sudirman Kav 52-53
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Phone : +6221 - 2949 0577
Fax : +6221 - 2949 0578
E-mail: info@tgn.co.id

Branch Office :
Ruko Bekasi Mas Blok D.25 Lt.2
Jl. Jend. A. Yani. Bekasi.
Jawa Barat 17141, Indonesia
Phone : +6221 - 89453371
E-mail : bekasi@tgn.co.id